Instalasi Owncloud Pada Virtual Private Server (VPS) Di Proxmox



Assalamulaikum Wr. Wb.
     Pada kesempatan kali ini saya akan share tentang instalasi Owncloud pada VPS atau VM kita di Proxmox, akan tetapi teman-teman sudah tahu atau belum Owncloud itu apa ?. Nah untuk lebih lengkapnya yuk kita pahami penjelasan berikut.

A. Pengertian

      OwnCloud merupakan suatu perusahaan dengan proyeknya yaitu ownCloud project. Slogan perusahaan ini adalah Your Cloud, Your Data, Your Way!. ownCloud yang merupakan salah satu perangkat lunak berbagi berkas gratis dan bebas seperti Dropbox, menyediakan pengamanan yang baik, memiliki tata cara yang baik bagi pengguna aplikasi untuk membagi dan mengakses data yang secara lancar terintegrasi dengan perangkat teknologi informasi yang tujuannya mengamankan, melacak, dan melaporkan penggunaan data.

     ownCloud menempatkan kontrol kepada pengguna teknologi informasi itu sendiri dan juga menawarkan penyedia layanan, pusat dan bagian transmisi yang berfungsi untuk menyediakan solusi sinkronisasi dan berbagi bagi pengguna. ownCloud memberikan akses terhadap berkas-berkas secara universal dengan menggunakan antarmuka jaringan atau WebDAV.

     ownCloud dipelopori oleh Frank Karlitschek saat ia sedang membicarakan mengenai aplikasi bebas dan terbuka.[1] Proses pemasangan tidak banyak membutuhkan syarat-syarat pada sistemnya dan tidak membutuhkan izin khusus. Kantor pusat ownCloud di Amerika terletak di Boston, Massachusetts dan kantor cabang di Eropa terletak di Jerman.

Fitur-fitur
  • Akses data kapan saja
  • Berbagi data dengan mudah
  • Sinkronisasi data kapan saja

Hal baru dari ownCloud 5

  • Mesin Pencari Akurat
  • Tatap muka antar pengguna
  • Opsi batal hapus

Peningkatan dalam ownCloud 5
  • Kontak
  • Versifikasi berkas
  • Dokumentasi Pengguna

Fitur Lainnya
  • Pengaturan Tema
  • Kalender
  • Migrasi dan Pencadangan berkas
  • Aplikasi pembuka dokumen
  • Pengingat Tugas
  • Penyimpanan Eksternal
  • Galeri
  • Pusat Aplikasi

Fitur Admin
  • LDAP / Direktori Aktif
  • Penyimpanan Eksternal
  • Logging


B. Latar Belakang

     Untuk pengguna individual, tentu cukup menyimpan data-datanya di sebuah laptop atau personal computer. Namun bagaimana dengan sebuah perusahaan atau instansi pemerintah yang memiliki ribuan data penting dan membutuhkan media simpan yang lebih besar dan lebih aman, cloud computing atau komputasi awan adalah jawabannya. Teknologi ini dianggap dapat menekan ongkos investasi server raksasa, lebih efektif, transparan, dan efisien dari jumlah sumber daya manusia. Berbondong-bondong perusahaan-perusahaan IT dunia membangun infrastruktur untuk menuju era penyimpanan data yang mutakhir ini.

C. Persiapan Software dan Hardware
  • Komputer Server Proxmox yang sudah terinstall Debisan server pada VMnya
  • Laptop
  • Media penghubung antara Laptop dengan Komputer Server
  • Sumber Internet


D. Maksud dan Tujuan

     Kegiatan ini bermaksud agar kita bisa melakukan instalasi dan konfigurasi owncloud sebagai sebuah cloud storage, sehingga dapat mempermudah kita dalam melakukan penyimpanan data. Kemudahan penyimpanan data ini karena dengan menggunakan cloud storage kita tidak perlu membawa kemana-mana media penyimpanan kita, akan tetapi cukup dengan mengakses server kita saja.

E. Tahapan Pelaksanaan Kegiatan

1. Pastikan komputer server anda sudah terinstall LAMP (Linux, Apache, Mysql, Phpmyadmin ), jika belum anda dapat melakukan instalasinya dengan membaca postingan saya yang dulu di sini.

2. Pastikan anda sudah mendownload file Owncloudnya. Jika belum, anda dapat mendownloadnya di sini .

3. Pastikan bahwa komputer server anda dan laptop anda sudah terhubung dengan baik dan benar.

4. Pertama kita masuk terlebih dahulu ke direktori di mana terdapat file Owncloud kita .
 

5. Kita copykan file Owncloud kita dari laptop ke komputer server direktori /var/www/html menggunakan aplikasi scp (secure copy), akan tetapi sebelumnya pastikan bahwa anda telah menginstall dan mengkonfigurasi SSH pada server. Untuk melakukan pengkopyan dengan menggunakan SCP, ketikkan perintah "scp nama_file user@ip_server:direktori_pada_server.
# scp owncloud-9.1.0.zip root@192.168.107.2:var/www/html

 
       Masukkan ussername dan passwordnya seperti saat kita melakukan remote melalui SSH.

6. Tunggu hingga proses pengcopyan filenya selesai seperti di bawah ini..
 

7. Selanjutnya, agar kita mudah mengkonfigurasi server kita atau untuk mempermudah dalam menginstall owncloud, kita akses saja komputer server kita degan menggunakan perintah "ssh user@ip_server". contohnya seperti dibawah ini.
# ssh root@192.168.107.2
 

8. Pada komputer server lakukan instalasi beberapa modul PHP yang dibutuhkan untuk proses instalasi OwnCloud dengan perintah :
#  apt-get install php5-gd php5-json php5-curl php5-intl php5-imagick

 

 9. Langkah berikutnya adalah mengaktifkan module "rewrite" dan "headers" dengan mengetikkan perintah berikut :
# a2enmod rewrite
# a2enmod headers
 

10. Restartlah service dari apache2 dengan mengetikkan perintah berikut.
# service apache2 restart
 

11. Kemudian coba kita lihat info.php nya. Dari sini sudah terlihat bahwa mod rewrite dan mod headersnya sudah muncul / jalan.
 

 12. Langkah berikutnya adalah membuat sebuah database baru yang nantinya akan digunakan oleh Owncloud dalam menyimpan datanya. Untuk membuat sebuah database baru, pertama kita akses dulu phpMyAdmin kita dengan mengetikkan "alamat_ip_server/phpmyadmin" pada web browser kita. contoh :
# 192.168.107.2/phpmyadmin
 
      Selanjutnya masuklah dengan mengisi Username dan Password dari database anda.

13. Setelah berhasil masuk pada pengaturan database kita, buatlah database baru dengan mengklik "New" pada simbol database.
 

14. Kemudian pada kolom "create databases", masukkan nama databasenya dengan "owncloud" dan klik Create untuk membuatnya.

15. Jika database berhasil dibuat, maka akan muncul nama database baru kita pada panel kiri dari menu phpMyadmin.
 

16. Pada server, beralihlah ke direktori /var/www/html dengan mengetikkan perintah berikut
# cd /var/www/html

17. Extract file owncloud anda dengan menggunakan perintah "unzip nama_file", contoh "unzip owncloud-9.1.0.zip" . Maka setalah proses extract selesai, si owncloud ini akan membuat sebuah direktori yang bernama owncloud.

18. Ubahlah hak akses dari folder owncloud agar user mempunyai hak penuh(7) sedangkan untuk grub dan othernya hanya memiliki akses read(4) dan execute(1), dengan mengetikkan perintah berikut.
 # chmod -R 755 owncloud
 

19. Ubah juga kepemilikannya (owner) pada folder tersebut, menjadi milik www-data dan grub www-data dengan mengetikkan perintah berikut.
# chown -R www-data:www-data owncloud

20. Selanjutnya akseslah owncloud anda dengan mengetikkan "ip_server/owncloud" pada web browser anda.
# 192.168.107.2/owncloud

21. Karena ini merupakan kali pertama kita mengakses owncloud kita, maka kita harus menyetting beberapa konfigurasi pada owncloud kita. Pada bagian "Create an admin account" aturlah username dan password dari akun adminnya dan pada bagian "Data folder" biarkan saja terkonfigurasi secara defaultnya.

22. Scroll kebawah halaman, pada kolom pertama masukkan dengan nama user yang kita gunakan untuk mengakses database kita. Pada kolom kedua, masukkan dengan password dari user tersevut. Pada kolom ketiga, masukkan dengan nama database yang tadi telah kita buat. Pada kolom keempat, masukkan tempat diamana letak database tersebut. Klik "Finish setup" untuk mengakhiri konfigurasi.

23.  Selanjutnya akan muncul tampilan awal dari owncloud seperti di bawah ini.

24. Kita coba untuk melakukan upload file dari komputer client ke owncloud dengan cara klik tanda + di bagian atas, kemudian pilih upload.

25. Pilih file yang ingin anda upload ke owncloud, kemudian klik "open".

26. Jika penguploadan selesai, maka file tadi akan tertambahkan ke owncloud.

27. Kita coba upload file lagi dengan ukuran yang lumayan besar. Klik pada tanda + --> pilih upload --> pilih file yang diinginkan --> klik open.

28. Ternyata file tersebut tidak dapat di upload, kenapa bisa begitu ?. Karena secara default ukuran maksimal file yang dapat di upload adalah sebesar 2 MB.

29. Untuk mengatur besar maksimal file yang bisa di upload ke owncloud, kita harus melakukan konfigurasi pada file yang terdapat di /etc/php5/apache2/php.ini dengan mengetikkan perintah berikut.
# nano /etc/php5/apache2/php.ini

30. Pada file konfigurasi php.ini, carilah kata "post_max" dengan menekan CTRL + W lalu masukkan kata tersebut dan tekan enter.

31. Atur besar Post_maxnya sesuai dengan keinginan anda, contohnya disini saya mengaturnya dengan 10000MB.

32. Selanjutnya carilah kata "upload_max" dengan menekan CTRL + W lalu ketikkan akta tersebut dan tekan enter.

33. Atur besar Upload_maxnya sesuai dengan keinginan anda, contohnya disini saya mengaturnya dengan 10000MB sama seperti size post_max tadi. Lalu simpan konfigurasi anda dengan menekan CTRL + X, kemudian ketikan "y" dan tekan enter.

34. Restarlah service dari apache2 agar konfigurasi yang kita lakukan tadi bisa terterapkan, dengan mengetikkan perintah berikut.

35. Kita coba upload file lagi dengan ukuran 106,6 MB. Klik pada tanda + --> pilih upload --> pilih file yang diinginkan --> klik open.

36. Tunggu hingga proses upload filenya selesai.

37. Dari sini dapat kita lihat bahwa file yang berukuran 106,6 MB tadi berhasil terupload. Ini menandakan bahwa settingan pada file "php.ini" tadi sudah benar.


 

38. Selanjutnya kita coba untuk melakukan download file dari owncloud ke komputer client, dengan cara klik salah satu file --> kemudian pilih download.
 

39. Klik save file --> kemudian pilih OK.

40. Dapat dilihat bahwa file dari owncloud tadi berhasil terdownload ke komputer client.




F. Referensi

Sumber :
https://id.wikipedia.org/wiki/OwnCloud
http://www.kangerik.com/cara-mengupload-dan-menyimpan-file-dengan-install-owncloud-di-ubuntu/
http://rotyyu.blogspot.co.id/2013/05/tutorial-instalasi-owncloud-storage.html
http://dedysetyo.net/2013/03/25/setting-mudah-ukuran-maksimal-upload-file-di-owncloud/



G. Hasil dan Kesimpulan

     Dengan adanya cloud storage semacam owncloud ini dapat memudahkan kita dalam melakukan penyimpanan data. Karena kita tidak perlu membawa kemana-mana media penyimpanan data kita, akan tetapi cukup dengan mengakses server yang telah kita miliki.

     Sekian dari saya, mohon maaf sebesar-besarnya jika terdapat banyak kesalahan dalam postingan saya ^-^ 

Wassalamualikum Wr. Wb.
Previous
Next Post »