Menggabungkan Routing OSPF dan BGP Pada Router Cisco di GNS3



Assalamualaikum Wr. Wb.
     Halo teman-teman, kali ini saya kan berbagi tentang bagaimana sih cara untuk menghubungkan 2 Routing Protocol yang berbeda ?. Pada kesempatan kali ini routing protocol yang saya hubungkan adalah routing protocol OSPF dengan BGP. Jika teman-teman belum tahu tentang apa itu OSPF & BGP serta bagaiaman untuk mengkonfigurasinya, teman-teman bisa membaca postingan saya di sini untuk OSPF dan di sini untuk yang BGP.


A. Pengertian

      Redistribute adalah untuk menyebarkan network antar routing protocol yang berbeda atau Sebuah router yang mengambil informasi routing yang telah ada dalam satu routing. Redistribute terbagi menjadi redistribute eigrp, redistribute ospf, , redistribute bgp, redistribute connected, redistribute static, dan lain-lain

     Redistribute Routing Protocol adalah cara untuk meredistribusikan kembali routing tabel yang dibentuk oleh suatu routing protocol untuk diteruskan ke routing protocol lain. Dengan redistribute kita bisa membentuk routing tabel yang lengkap dari suatu topologi walaupun menggunakan routing protocol yang berbeda.


Beberapa pengertian redistribute

     Redistribute Rip adalah suatu proses ketika routing sebuah router mengambil informasi yang telah di temukan dalam satu routing protocol dan mendistribusikan ke protocol routing yang berbeda  dalam local dan wide area network dengan menggunakan algotima routing Dsitance Vector .

     Redistribute OSPF adalah Suatu proses ketika routing sebuah router mengambil informasi dan mendistribusikan ke protocol yang lain dimana jalur yang terbaik adalah jalur yang mempunyai cumulative cost yang paling rendah.

     Redistribute EIGRP adalah Proses ketika routing sebuah router mengambil informasi dan mendistribusikan ke protokol yang berbeda yang menggunakan dua tipe routing protocol yang berbeda, yaitu distance vector dan linkstate


CARA KERJA
    
     Cara kerjanya yaitu router yang menjadi penghubung antara network dengan routing protocol yang berbeda akan menggunakan routing protocol sesuai dengan routing protocol yang dipergunakan oleh kedua network tersebut, misal interface F0/0 pada router tersebut berhubungan dengan network yang menggunakan RIP maka router tersebut harus menggunakan RIP dan pada F0/1 menggunakan OSPF maka router tersebut juga harus menggunakan OSPF sesuai dengan network tempat interface tersebut terhubung. Untuk membuat agar routing tabel yang dibentuk oleh RIP bisa diteruskan menuju ke OSPF maka dipergunakan redistribute RIP, dan sebaliknya agar routing tabel yang terbentuk pada OSPF bisa diteruskan menuju RIP maka dipergunakanlah redistribute OSPF.

B. Latar Belakang

     Dalam dunia bisnis, sebuah perusahaan seperti ISP akan memerlukan kerja sama dengan perusahaan dalam menjalankan bisnisnya, seperti meminta koneksi atau kerja sama-sama lainnya dalam membangun jaringan. Untuk menghubungkan kedua perusahaan tersebut pastinya memerlukan proses routing dari router ISP A ke ISP B bukan ?, nah bagaimana kalau kita menggunakan routing seperti OSPF untuk menghubungkan perusahaan tersebut?. Pastinya kalau kita menggunakan routing IGP seperti OSPF untuk menghubungkan kedua perusahaan tersebut, pasti perusahaan tersebut tidak akan mau. Ini dikarenakan, jika kita, menggunakan routing OSPF maka rahasia perusahaan bisa bocor ke perusahaan lain karena kita mengetahui ip dari perangkat-perangkat di perusahaan lain tersebut. Lalu bagaimana cara untuk mengatasinya ?, salah satu cara untuk mengatasinya adalah dengan menggunakan routing jenis EGP yaitu Border Gateway Protocol (BGP).
     Dengan protocol BGP ini kedua perusahaan tersebut bisa saling request koneksi, akan tetapi mereka tidak bisa melihat ip dari perangkat-perangkat yang terdapat di perusahaan lain. Dalam melakukan proses routing atau request koneksinya, kedua perusahaan tersebut cukup memberitahukan ip yang satu subnet atau satu jaringan dengan router pada perusahaan lain tersebut dan ASN (Autonomus System Number) dari routernya.

     Lalu bagaimana kalau kita ingin menkoneksikan Routing OSPF pada jaringan internal kita ke routing BGP kita ?, caranya adalah dengan mengenalkan kedua routing protocol tersebut satu sama lain dengan menggunakan perintah "redistribute" pada kedua routing protocol.

C. Persiapan Software dan Hardware

  • Seperangkat Komputer PC atau Laptop
  • Aplikasi GNS3


D. Maksud dan Tujuan

 Kegiatan ini bermaksud untuk menghubungkan routing internal AS dengan routing ekstrernal AS agar perusahaan ISP A bisa terkoneksi dengan perusahaan ISP B

E. Tahapan Pelaksanaan Kegiatan

1. Hidupkan komputer anda dan bukalah aplikasi GNS 3 anda.

2. Untuk praktik routing OSPF dan BGP kali ini, saya akan menggunakan 4 router. Pertama kita tambahkan routernya terlebih dahulu dengan mengklik pada icon router --> pilih jenis routernya --> drag and drop router untuk menambahkannya.

3. Selanjutnya hubungkan  router-router tersebut dengan kabel yang tersedia di GNS3. Caranya klik pada icon kabel --> kemudian hubungkan antar interface router dengan kabel tersebut.

4. Untuk memudahkan cara menghidupkan perangkat-perangkat anda, blok semua perangkat anda --> kemudian klik pada tombol "Start" untuk menghidupkannya.
 

5. Selanjutnya untuk melakukan pengaturannya, kita harus membukanya dengan consolenya. untuk membuka console, klik kanan pada perangkat anda --> kemudian pilih "Custome console".
 

6. Pada bagian "Choose a predefined command" saya atur dengan Mate Terminal, dikarenakan saya menggunakan Linux Mint 18 "Sarah" Mate. Kemudian klik "OK" untuk menerapkannya.
 

 7. Selanjutnya akan muncul jendela pengaturan dari perangkat-perangkat kita dengan bentuk terminal.

8. Agar lebih mudah dalam konfigurasi kita nantinya, kita atur sekalian perencanaan pemberian ipnya dan keterangan-keterangan lain pada topologi kita seperti pada gambar di bawah ini.

9. Untuk konfigurasinya, langkah pertama yang kita lakukan adalah melakukan konfigurasi IP pada setiap perangkat sesuai dengan topologi yang telah kita buat. Berikut adalah konfigurasinya untuk setiap perangkatnya

############Pengaturan Pada Router1##############

Router>en
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Router(config)#int lo0
Router(config-if)#ip addr 1.1.1.1 255.255.255.255
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#ex
Router(config)#
Router(config)#int fa0/0
Router(config-if)#ip addr 192.168.10.1 255.255.255.252
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#ex
Router(config)#
Router(config)#int fa0/1
Router(config-if)#ip addr 10.10.13.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#ex
Router(config)#

############Pengaturan Pada Router2##############
Router>en
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Router(config)#int lo0
Router(config-if)#ip addr 2.2.2.2 255.255.255.255
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#ex
Router(config)#
Router(config)#int fa0/0
Router(config-if)#ip addr 192.168.10.2 255.255.255.252
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#ex
Router(config)#
Router(config)#int fa0/1
Router(config-if)#ip addr 10.10.24.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#ex
Router(config)#

############Pengaturan Pada Router3##############
Router>en
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Router(config)#int lo0
Router(config-if)#ip addr 3.3.3.3 255.255.255.255
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#ex
Router(config)#
Router(config)#int fa0/1
Router(config-if)#ip addr 10.10.13.2 255.255.255.0
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#ex
Router(config)#

############Pengaturan Pada Router4##############
Router>en
Router#conf t
Enter configuration commands, one per line.  End with CNTL/Z.
Router(config)#int lo0
Router(config-if)#ip addr 4.4.4.4 255.255.255.255
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#ex
Router(config)#
Router(config)#int fa0/1
Router(config-if)#ip addr 10.10.24.2 255.255.255.0
Router(config-if)#no sh
Router(config-if)#ex
Router(config)#

10. Setelah semua konfigurasi IP pada tiap perangkat telah selesai dan dirasa sudah benar, barulah selanjutnya kita melakukan routing. untuk yang pertama, kita buat Routing OSPF yang berada pada ISP A . untuk routingnya, ketikkan perintah dibawah ini.
#############Routing Pada Router1###############
Router(config)#router ospf 10
Router(config-router)#network 1.1.1.1 0.0.0.0 area 0
Router(config-router)#network 10.10.13.0 0.0.0.255 area 0
Router(config-router)#ex

#############Routing Pada Router3###############
Router(config)#router ospf 10
Router(config-router)#network 3.3.3.3 0.0.0.0 area 0
Router(config-router)#network 10.10.13.0 0.0.0.255 area 0
Router(config-router)#ex
Router(config)#

11. Setelah anda melakukan routing di atas, pastinya router R1 dan R3 telah terkoneksi. Nah untuk selanjutnya kita lakukan routing OSPF untuk menyam bungkan router R2 dan R4 pada ISP B. Untuk melakukannya ketikkan perintah di bawah ini

#############Routing Pada Router2###############
Router(config)#router ospf 10
Router(config-router)#network 2.2.2.2 0.0.0.0 area 0
Router(config-router)#network 10.10.24.0 0.0.0.255 area 0
Router(config-router)#ex
Router(config)#

#############Routing Pada Router4###############
Router(config)#router ospf 10
Router(config-router)#network 4.4.4.4 0.0.0.0 area 0
Router(config-router)#network 10.10.24.0 0.0.0.255 area 0
Router(config-router)#ex
Router(config)

12. Setelah OSPF-OSPF atau internal-internal routing pada masing-masing perusahaan telah kita buat, langkah selanjutnya adalah melakukan routing antar perusahaan (R1 dengan R2) menggunakan routing BGP. untuk melakukannya, ketikkan perintah dibawah ini.
#############Routing Pada Router1###############
Router(config)#router bgp 65100
Router(config-router)#neighbor 192.168.10.2 remote 65200
Router(config-router)#ex

#############Routing Pada Router2###############
Router(config)#router bgp 65200
Router(config-router)#neighbor 192.168.10.1 remote 65100
Router(config-router)#ex

13. Meskipun antar router sudah kita routing menggunakan OSPF dan BGP, akan tetapi kedua routing protocol ini belum bisa berkomunikasi. Untuk lebih gampangnya kedua routing protocol ini belum saling berkenalan. untuk saling mengenalkan routing protocol ini, kita menggunakan perintah redistribute pada masing-masing protocol. untuk yang pertama kita lakukan redistribute OSPF kita ke protocol BGP. untuk melakukannya, lakukan perintah dibawah ini.

###########Redistribute Pada Router1############# Router(config)#router bgp 65100
Router(config-router)#network 1.1.1.1 mask 255.255.255.255
Router(config-router)#redistribute ospf 10
Router(config-router)#ex
###########Redistribute Pada Router2##############
Router(config)#router bgp 65200
Router(config-router)#network 2.2.2.2 255.255.255.255
Router(config-router)#redistribute ospf 10
Router(config-router)#ex


14. Selain pengenalan routing protocol dari OSPF ke BGP, ternyata kita juga harus mengenalkan routing protocol BGP ke OSPF pada kedua router tersebut. untuk melakukannya ketikkan perintah berikut ini.

###########Redistribute  Pada Router1#############
Router(config)#router ospf 10
Router(config-router)#redistribute bgp 65100 subnets
Router(config-router)#ex

###########Redistribute  Pada Router2#############
Router(config)#router ospf 10
Router(config-router)#redistribute bgp 65200 subnets
Router(config-router)#ex



15. Lalu cobalah cek daftar link state pada salah satu router dengan mengetikkan perintah "show ip ospf database" pada mode privilege. Dari sini dapat terlihat jika kita sudah meredistribute OSPF kita ke Router yang sudah beda AS, maka akan terdapat "Type-5 AS External Link States" yang berarti ospf telah mendapat link ke External AS.

16. untuk menguji koneksinya, lakukan ping dari loopback R3 ke loopback R4. Jika berhasil maka konfigurasi anda sudah benar.







F. Referensi

+http://aznhy.blogspot.co.id/2012/05/redistributed-routing-protocol.html
+ Presentasi Om Danu Wiyoto

G. Hasil dan Kesimpulan

  Dalam menggabungkan 2 routing protocol BGP dan OSPF, ternyata tidak bisa dengan hanya membuat routing BGP dan OSPFnya saja. akan tetapi kita harus memperkenalkan 2 routing protocol tersebut satu sama lain dengan perintah "redistribute". Dan hasilnya client pada ISP A bisa terkoneksi dengan ISP B.


     Sekian dari saya, mohon maaf sebesar-besarnya jika terdapat banyak kesalahan dalam postingan saya ^-^ 

Wassalamualikum Wr. Wb.

Previous
Next Post »

1 komentar:

Write komentar
19 Juni 2020 pukul 16.17 delete

https://netman-networking.blogspot.com/2016/01/eigrp.html?showComment=1592558020811#c2037971352686258189

Reply
avatar