Sharing File Dengan FTP Pada Debian Server 8.5






A. Pengertian

     Protokol pengiriman berkas (bahasa Inggris: File Transfer Protocol) adalah sebuah protokol Internet yang berjalan di dalam lapisan aplikasi yang merupakan standar untuk pengiriman berkas (file) komputer antar mesin-mesin dalam sebuah Antarjaringan.

     FTP merupakan salah satu protokol Internet yang paling awal dikembangkan, dan masih digunakan hingga saat ini untuk melakukan pengunduhan (download) dan penggugahan (upload) berkas-berkas komputer antara klien FTP dan server FTP. Sebuah Klien FTP merupakan aplikasi yang dapat mengeluarkan perintah-perintah FTP ke sebuah server FTP, sementara server FTP adalah sebuah Windows Service atau daemon yang berjalan di atas sebuah komputer yang merespons perintah-perintah dari sebuah klien FTP. Perintah-perintah FTP dapat digunakan untuk mengubah direktori, mengubah modus pengiriman antara biner dan ASCII, menggugah berkas komputer ke server FTP, serta mengunduh berkas dari server FTP.

     Sebuah server FTP diakses dengan menggunakan Universal Resource Identifier (URI) dengan menggunakan format ftp://namaserver. Klien FTP dapat menghubungi server FTP dengan membuka URI tersebut.
Cara kerja protokol FTP

     FTP menggunakan protokol Transmission Control Protocol (TCP) untuk komunikasi data antara klien dan server, sehingga di antara kedua komponen tersebut akan dibuatlah sebuah sesi komunikasi sebelum pengiriman data dimulai. Sebelum membuat koneksi, port TCP nomor 21 di sisi server akan "mendengarkan" percobaan koneksi dari sebuah klien FTP dan kemudian akan digunakan sebagai port pengatur (control port) untuk membuat sebuah koneksi antara klien dan server, untuk mengizinkan klien untuk mengirimkan sebuah perintah FTP kepada server dan juga  mengembalikan respons server ke perintah tersebut. Sekali koneksi kontrol telah dibuat, maka server akan mulai membuka port TCP nomor 20 untuk membentuk sebuah koneksi baru dengan klien untuk mengirim data aktual yang sedang dipertukarkan saat melakukan pengunduhan dan penggugahan.

     FTP hanya menggunakan metode autentikasi standar, yakni menggunakan username dan password yang dikirim dalam bentuk tidak terenkripsi. Pengguna terdaftar dapat menggunakan username dan password-nya untuk mengakses, men-download, dan meng-upload berkas-berkas yang ia kehendaki. Umumnya, para pengguna terdaftar memiliki akses penuh terhadap beberapa direktori, sehingga mereka dapat membuat berkas, membuat direktori, dan bahkan menghapus berkas. Pengguna yang belum terdaftar dapat juga menggunakan metode anonymous login, yakni dengan menggunakan nama pengguna anonymous dan password yang diisi dengan menggunakan alamat e-mail.

B. Latar Belakang

     Dengan  adanya  hubungan  komunikasi  lintas  jaringan  pada  internet,  setiap  komputer  yang  terdapat  di  dunia  dapat  terhubung  satu  dengan  yang  lain.  Hal  inilah yang  menyebabkan  komunikasi  di  internet  sangat  bagus,  karena  penggunaan  internet tidak  mengenal  batas  negara,  status  ekonomi,  idiologi,  dan  faktor-faktor  lain  yang biasanya dapat menghambat komunikasi dan pertukaran informasi di dunia nyata.  
    
     Sebagai  contoh  fasilitas  internet  yang  dapat  digunakan  di  dalam  jaringan internet  adalah  penggunaan protocol FTP (File  Transfer  Protocol) yang  merupakan pelayanan  pengolahan file, di mana seorang user dapat  menyimpan  dan meng-upload file   yang   diinginkan   dan   menyimpanan file tersebut  lewat  internet. User dapat menyimpan  berbagai  tipe file,  baik  berupa  dokumen,  lagu,  gambar,  dan  tipe  filelainnya dengan batas ukuran yang ditetapkan.

C. Persiapan Software dan Hardware
  • Seperangkat komputer dengan sistem operasi Debian Server
  • Komputer / laptop client
  • Koneksi internet, jika anda menggunakan repository 
  • Media penghubung seperti kabel UTP



D. Maksud dan Tujuan

     Dengan melakukan instalasi dan konfigurasi FTP ini, diharapkan dapat melakukan sharing data dan berkas-berkas lain antara komputer client dengan server melalui FTP. 


E. Tahapan Pelaksanaan Kegiatan

1. Pastikan komputer client dan komputer server anda telah terhubung.

2. Bukalah komputer Server anda dan masuklah sebagai user "root".


3. Untuk melakukan instalasi FTP, ketikkan perintah "apt-get install proftpd"



4. Jika ada pertanyaan yang mempertanyakan "apakah kita ingin melanjutkannya ?" seperti ini, ketikkan "y" kemudian tekan enter untuk menyetujuinya.


5. Ketikkan "y" kemudian tekan enter untuk melanjutkannya.



6. Kemudian akan muncul package configuration seperti di bawah ini, anda diminta untuk menjalankan services proftpd sebagai services  dari instd atau standalone. Pilihan “from inetd” digunakan jika traffic jaringan tidak terlalu tinggi. Sedangkan pilihan standalone digunakan untuk keadaan jaringan yang tinggi. Pilih saja “Standalone” kemudian tekan Enter.



7. Tunggu hingga proses instalasi selesai.


8. Untuk mencoba hasil instalasi, buka browser pada clinet akses ke alamat ftp://ip_address_server/, contoh : ftp://192.168.105.2 . Bilamana muncul permintaan login maka dapat disimpulkan bahwa instalasi sukses.


9. Isi username dan password pada form login dengan user anda yang terdapat pada debian server.



10. Jika anda berhasil masuk, maka anda dapat mengakses direktory home milik username yang login ke ftp. Akan tetapi anda tidak dapat masuk dengan username root pada ftp ini.



11. Langkah selnajutnya yaitu kita akan mengedit file konfigurasi ftpnya dengan mengetikkan perintah “nano /etc/proftp/proftpd.conf"


12. Selanjutnya akan muncul tampilan pengaturan FTP seperti dibawah ini.


13. Lalu lakukan beberapa konfigurasi seperti di bawah ini.
*anda dapat mengubah servername dari FTP sesuai dengan yang anda inginkan di bagian “server name”, contohnya saya akan mengubah “server name “debian” “ menjadi “servername "Debian smkn1kediri”"

*  pada bagian “TimeoutNoTransfer 600” (dalam satuan detik 600 = 10 menit) gantilah menjadi           TimeoutNoTransfer 60 saja .

* pada bagian “TimeoutStalled” ganti menjadi TimeoutStalled 60.

* pada bagian “TimeoustIdle 1200” ganti menjadi TimeoutIdle 120

Sebelum

Sesudah


14. Hilangkan tanda pagar (#) yang terdapat di depan kata “DefaultRoot”, ini berfungsi untuk menghilangkan link up to parent directory demi keamanan server. Hal berikut ini dilakukan untuk tidak membebani server dan memberikan klien lain kesempatan mengakses server yaitu klien tertentu yang dalam kondisi tidak mentransfer, stalled atau idle dibatasi dalam waktu tertentu sehingga klien lain mendapat kesempatan akses ke server.

Sebelum


Sesudah


15. Selanjutnya untuk ftp yang dapat diakses semua orang tanpa menggunakan username dan password, maka ftp dapat dibuat anonymous (tanpa login). dapat diatur dengan menghilangkan tanda # seperti gambar berikut.

Sebelum








Sesudah








16. Disini saya akan mengatur untuk alamat direktori user dan user untuk ananonymousnya adalah sama persis dengan user everyone. Jadi ketika nantinya kita masuk tanpa password, maka kita akan masuk seolah-olah kita telah masuk dengan menggunakan user "everyone". Caranya ketikkan pada "<anonymous alamatdrektori_user>". Contohnya "Anonymous /home/everyone". Pada user, ubahlah ftp menjadi nama dari user anda "everyone. Unutk "UserAlias" hapuslah user ftp dan gantilah dengan user (everyone) yang anda atur agar foldernya bisa diakses untuk umum..

Sebelum


sesudah


17. Selanjutnya kita tambahkan user dengan nama seperti yang telah kita konfigurasikan tadi, yaitu "everyone". Untuk menambahkannya ketikkan perintah "adduser everyone".


18. Untuk pengujiannya, kita buat saja sebuah file pada direktori home user yang digunakan untuk anonymous (tanpa password) dengan mengetikkan perintah "touch ftp_everyone.txt"

 


19. agar user anonymous (yang login tanpa password) bisa melakukan upload dan download, kita ubah terlebih dahulu hak akses dari direktori homenya. Disini saya akan memberikan hak akses penuh ke user anonymous dengan mengetikkan perintah "chmod 777 /home/everyone". Lalu tekan enter.



20. Restartlah service dari FTP anda dengan mengetikkan perintah "service proftpd restart" untuk menerapkan konfigurasi-konfigurasi yang telah anda lakukan.


21. Lalu kita uji dengan mengaksesnya via web browser, Ketikkan "ftp://ipserver_anda" untuk mengaksesnya.


22. Jika anda berhasil masuk tanpa memasukkan user & password dan setelah kita masuk terdapat file yang tadi kita buat, maka konfigurasi anda sudah benar.


23. Untuk melakukan Upload dan Download file dari PC client ke PC server, anda dapat menggunakan aplikasi File zilla. Bukalah aplikasi file zilla anda, jika anda menggunakan file zilla untuk windows, maka anda dapat membukanya dengan bantuan apliaksi Wine.


24. Untuk yang pertama kita akan coba masuk dengan menggunakan user & password. Untuk mengaksesnya, di bagian host masukkan ip dari komputer server yaitu 192.168.105.2, pada bagian user masukkan user yang ingin anda gunakan, pada bagian password masukkan password dari user tersebut, dan dibagian port bisa anda kosongi saja atau bisa anda isi dengan port default dari FTP yaitu port 21. Kemudian klik “Quickconnect” .


25. Untuk File yang berasal dari pengakses (komputer client) berada di bagian yang kiri, sedangkan file yang tershare oleh Server berada di bagian kanan. untuk melakukan upload file dari komputer client ke komputer server, pilihlah salah satu file dari client dan klik kanan pada file tersebut. Lalu pilihlah Upload.


26. Jika file yang kita upload belum juga muncul, refreshlah koneksi anda dengan menekan tombol resfresh pada menu di bagian atas filezilla.


27. Jika file anda muncul di bagian server, maka upload anda telah berhasil.


28. Selanjutnya kita lakukan download dari Server ke Client dengan memilih salah satu file yang terdapat pada server, kemudian klik kanan pada file tersebut dan pilih "download".



29. Jika file yang anda download telah muncul dibagian client, maka proses download anda sukses.


30. Langkah berikutnya kita akan masuk ke FTP secara anonymous (tanpa user & password), pada bagian host masukkan ip dari server kita yaitu 192.168.105.2 , pada bagian username masukkan anonymous atau bisa anda kosongi saja, dibagian password anda kosongi saja, dibagian port juga anda kosongi saja, lalu klik “Quickconnect” untuk mengkoneksikan.


31.Kemudian kita akan melakukan kegiatan upload file dari client ke server dengan cara klik kanan salah satu file atau folder yang ingin anda upload, kemudian pilih upload.


32. Jika file yang kita upload belum juga muncul, refreshlah koneksi anda dengan menekan tombol resfresh pada menu di bagian atas filezilla.


33. Jika Upload berhasil maka dibagian kanan dari file zilla (remote site) akan muncul file atau folder kita yang kita upload.


34. Selanjutnya kita akan melakukan download dari file di server (home : user) ke komputer client dengan cara klik kanan pada sebuah file atau folder yang terdapat pada bagian server (remote site) kemudian pilih download.


35. Jika download berhasil maka file atau folder kita tadi  akan muncul di bagian local site kita.


F. Referensi

Ebook : 18-C3-TKJ-Admin Server-XI-2

Ebook : Buku Konfigurasi Debian Server_Ver_BLC-Telkom

https://id.wikipedia.org/wiki/Protokol_Transfer_Berkas
http://eprints.ums.ac.id/35804/22/BAB%20I.pdf

G. Hasil dan Kesimpulan

     Dengan adanya FTP, membuat user menjadi mudah dalam melakukan sharing data dan berkas-berkas lainnya antara komputer server dengan komputer client.
Previous
Next Post »